Ustadz Felix Siauw: Dalam Islam Bercanda Boleh, Asal…

Foto: Dai remaja, Felix Siauw.

RedaksiIslam.com, Jakarta- Ustadz Felix Siauw turut berkomentar tentang guyonan komika yang menyinggung agama Islam di acara stand up comedy yang viral belakangan ini. Ia menjelaskan bahwa dalam Islam, bercana sah-sah saja. Selama candaan tidak mengandung kebohongan.

“Di dalam Islam, bercanda boleh selama tidak berdusta, bahkan dalam acara @YukNgajiID diselipkan candaan hingga peserta kajian tidak bosan dan suasana jadi hidup,” kata Felix Siauw melalui akun sosial medianya, Rabu, (10/01/18).

Aktivis sosmed itu menjelaskan tertawa bukan dilarang, asal tidak terlalu banyak hingga jadi mematikan hati. Dalam urusan yang satu ini, ustadz Felix menyebutkan lawakan dan tertawa itu membahagiakan orang.

“Hanya kita harus tahu, di Amerika yang diklaim asalnya, stand-up comedy memang menjadi media kritik sosial, selain ditujukan untuk menghilangkan ketegangan. Para comedian itu lalu menjadikan joke (gurauan) mereka jadi semisal edukasi sosial, tentang isu-isu yang mereka anggap salah, lalu menawarkan seharusnya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan kita tahu, kebanyakan orang Amerika tak percaya tuhan bahkan agama. Maka sebagian besar komedian pun begitu, jiwa seni mereka menolak dibatasi agama.
Tak jarang mereka jadikan agama sebagai bahan olok-olokan lalu ditertawakan bersama-sama, tentu Kristen dan gerejawan adalah menu utama mereka

“Mereka menganggap, agama adalah sumber masalah, yang menyebabkan manusia jadi tidak maju, pembodohan terhadap manusia dengan doktrin-doktrinnya,” ungkapnya.

Sebab bagi kebanyakan komedian, adalah absurd untuk percaya pada agama, bahkan bodoh. Mereka banyak mendewa-dewakan sains dan kemanusiaan. Bahkan ada yang dikenal dengan “Black Comedian”, bukan karena kulit mereka hitam, tapi materinya dianggap “hitam”, yaitu bicarakan yang tabu dan menghina agama

“Karena itu saya tak heran, kebanyakan stand-up comedian di Indonesia memiliki paham yang sama, kiblatnya sama, hanya tak sebebas orang Amerika dalam mengekspresikan,” ungkapnya.

Terakhir Ustadz Felix mengingatkan, ketimbang mengikuti dan mendengar lawakan yang kadang menjadikan agama sebagai bahan guyonan, lebih baik mendengarkan ceramah para ustadz yang kadang menyelipkan canda dalam ceramah-ceramahnya.

“Masih banyak hiburan yang bermanfaat, misalnya kajian @UstadzAbdulSomad bisa lucu tapi sarat ilmu dan manfaat, nge-fans ulama, malah buat selamat,” pungkasnya.

Reporter: Hafiz
Editor: Syafi’i Iskandar

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==