Sekjen PBNU: Tantangan Berbangsa Semakin Kompleks

Sumber: twitter.com/Nahdlatul Ulama

Padang, RedaksiIslam.com– Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU), Helmy Faishal Zaini menyampaikan bahwa tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini semakin kompleks. Bahkan tren radikalisme semakin meningkat. Oleh karena itu, Helmy mengingatkan agar NU mengambil peran dalam upaya menghadapi tantangan tersebut.

“Data lembaga penelitian Singapura menyatakan bahwa ada sekitar sepuluh juta orang terpapar radikalisme. Ini angka yang sangat fantantis dan luar biasa,” ujarnya dalam Acara Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang masa khidmat 2017-2021, di Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (12/10).

Menurut Helmy, seluruh warga nahdliyin (Warga NU) harus mengambil peran dalam memerangi radikalisme. Salah satunya adalah dengan penguatan pendidikan karakter. “NU dengan pesantren dan lembaga-lembaga diniyahnya menurut saya memiliki peran yang sangat penting untuk melakukan apa yang disebut sebagai gerakan deradikalisasi,” terangnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut menurut Helmy sangat penting guna menerapkan prinsip keadilan dalam berbangsa dan bernegara. Karena berdasarkan Data BI (Bank Indonesia), aset bangsa seperti jutaan lahan produktif dikuasai oleh segelintir orang kaya saja.

“Maka muktamar Jombang menjawab tantangan dengan penguatan di tiga bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Warga NU harus mandiri secara ekonomi,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

SHARE THIS:

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==