Sedekah Itu Kekal, Ini Dalil dan Penjelasannya

Foto: Istimewa

RedaksiIslam.com – Sedekah dianjurkan oleh agama Islam. Sebagain dari nikmat Allah yang diberikan kepada kita hendaknya dibagikan juga kepada orang lain yang membutuhkan.
Kalau kita sudah bersedekah, dimana posisi sedekah itu?

Sebuah hadis yang disriwayatkan oleh Imam Ahmad menjelaskan posisi sedekah:

ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ، ﺫﺑﺤﻮا ﺷﺎﺓ، ﻗﻠﺖ: ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ، ﻣﺎ ﺑﻘﻲ ﺇﻻ ﻛﺘﻔﻬﺎ؟ ﻗﺎﻝ: ” ﻛﻠﻬﺎ ﻗﺪ ﺑﻘﻲ ﺇﻻ ﻛﺘﻔﻬﺎ “

Aisyah berkata: “Para sahabat menyembelih kambing, wahai Rasul Allah, tidak ada yang tersisa kecuali bahu kambing?”. Rasulullah menjawab: “Semuanya benar-benar kekal, kecuali bahu kambing” (HR Ahmad)

Tanpa penjelasan dari ulama akan sulit memahami apa yang terkandung dari hadis di atas. Penjelasan para ulama adalah sebagai berikut:

ﻗﺎﻝ اﻟﺴﻨﺪﻱ: ﻗﻮﻟﻬﺎ: ﻣﺎ ﺑﻘﻲ ﺇﻻ ﻛﺘﻔﻬﺎ، ﺃﻱ: ﺗﺼﺪﻗﻮا ﺑﻜﻠﻬﺎ ﺇﻻ ﻛﺘﻔﻬﺎ، ﻓﻤﺎ ﺑﻘﻲ ﺇﻻ ﻛﺘﻔﻬﺎ، ﻓﺄﺟﺎﺏ: ﺃﻥ ﻣﺎ ﺗﺼﺪﻗﺘﻢ ﺑﻪ ﻗﺪ ﺑﻘﻲ، ﻭﻣﺎ ﺗﺮﻛﺘﻢ ﻟﻨﻔﺴﻜﻢ ﻓﻬﻮ اﻟﺬﻱ ﻣﺎ ﺑﻘﻲ، ﻛﻤﺎ ﻫﻮ اﻟﻤﻮاﻓﻖ ﻟﻘﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ: {ﻣﺎ ﻋﻨﺪﻛﻢ ﻳﻨﻔﺪ ﻭﻣﺎ ﻋﻨﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﺎﻕ} [ اﻟﻨﺤﻞ: 96]

Syekh As-Sindi mengatakan bahwa perkataan Aisyah “Tidaka ada yang tersisa kecuali bahu kambing” ialah para sahabat bersedekah kembing keseluruhan kecuali bahunya. Yakni tidak ada yang sisa kecuali bahu kambing.

Kemudian nabi menjawab bahwa apa yang kalian sedekahkan akan kekal dan apa yang kalian peruntukkan untuk kalian sendiri adalah yang tersisa (tidak kekal).

Sebagaimana dijelaskankan dalam Al Qur’an surat An-Nahl ayat 96: “Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.. ” (An-Naĥl: 96)

Dengan demikian, sedekah kita diterima oleh Allah dan berada kekal disisi-Nya. Dan suatu saat sedekah itu akan dikembalikan kepada kita sebagai balasan atas perbuatan baik yang kita lakukan. [dutaislam.com/Ma’ruf Khozin/pin]

Baca: Sedekah Itu Bersyukur, Bukan Jual Beli

Advertisement
edit post icon

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==