Sanjungan Qatar untuk Iran Picu Perang Verbal di Rapat Liga Arab

Kairo,RedaksiIslam.com-Para menlu negara-negara anggota Liga Arab bertemu Selasa sore (12/9) di Kairo. Dalam pertemuan tersebut para pejabat Qatar dan Saudi bersitegang terkait Iran.

Situs berita al-Nahar melaporkan, perang verbal dimulai setelah Sultan bin Saad al-Mirrikh, menteri penasihat Qatar untuk urusan luar negeri, memuji Iran sebagai “negara mulia.”

“Iran telah membuktikan dirinya sebagai negara mulia. Mereka tidak pernah memaksa kami membuka atau menutup kedubes Qatar di sana dan di sini,”kata al-Mirrikh.

Ahmed Qattan, dubes Saudi di Mesir dan wakil negaranya di Liga Arab, adalah orang pertama yang bereaksi keras terhadap pernyataan al-Mirrikh. Dia menyatakan, Qatar akan menyesal karena menjalin hubungan dengan Iran.

“Iran negara mulia? Ini sungguh menggelikan. Iran adalah negara yang berkonspirasi terhadap negara-negara Teluk. Mereka memiliki jaringan spionase di Bahrain dan Kuwait..Mereka juga membakar kedutaan Saudi. Sekarang mereka disebut negara mulia? Ini metode yang biasa diikuti Qatar dan mereka akan menyesali hubungannya dengan Iran,”ujar Qattan.

Seperti diketahui, empat negara (Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir) telah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar sejak 5 Juni lalu. Mereka menuduh Qatar membantu teroris dan menuntutnya memutus hubungan dengan Iran. Qatar telah menolak semua tuduhan dan tuntutan tersebut. (af/alalam)

SHARE THIS:

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==