Pemuda Muslim Dapat Bantuan Menikah Di Kenya

NAIROBI, muslimdaily.net – Pemuda Muslim yang kurang mampu di Malindi di bagian barat laut Kenya sekarang akan mudah untuk melangsungkan pernikahan dengan bantuan lembaga amal setempat dan bantuan lembaga amal internasional.

“Banyak pemuda yang ingin menikah, beberapa menunggu selama lebih dari tiga tahun karena tidak bisa memenuhi biaya pernikahan karena masalah uang,” Ahmed Aboud, Ketua Malindi Tawfiq Muslim Youth, mengatakan kepada The Kenya Star, demikian lansir aboutislam.net, 11 Desember 2017.

“Para donor memfasilitasi biaya pernikahan termasuk makan untuk lebih dari 900 orang,” katanya.

Aboud berbicara saat upacara pernikahan yang diadakan Sabtu 9 Desember, di mana 20 pasangan menikah. Pernikahan massal itu diadakan di sebuah sekolah Islam, Muslim Tahdeeb, di Malindi, sebuah kota yang terletak di pantai Samudra Hindia. Acara itu berhasil digelar berkat kerjasama UAE AID, Sharjah Charity International ,Kenya Humanitarian dan Malindi Kilifi Charity.

Lembaga-lembaga sosial tersebut memberikan bantuan beruapa mas kawin, menyediakan tempat tidur dan perlengkapan rumah tangga, memberi modal pada pasangan untuk memulai bisnis baru, dan mengorganisir sebuah pernikahan massal untuk para penerima manfaat.

Setiap pengantin wanita juga diberi mesin penjahit, sementara para mempelai pria diberi fasilitas motor, alat pertukangan, tergantung pada pekerjaan mereka.

“Saya bahagia hari ini untuk menikahi cinta dalam hidup saya, rencananya saya akan menikahinya dalam sebuah pernikahan namun karena tantangan keuangan itu sulit,” Suleiman Thoya, yang menikahi Margaret Tatu Solomon, mengatakan. Dia mengatakan bahwa kemungkinan dia akan menikah pada 2030 setelah uangnya cukup karena dia tidak mampu membayar biaya pernikahan.

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==