OKI Keluarkan Deklarasi “Freedom for Jerusalem”

RedaksiIslam.com, Istanbul – Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengeluarkan sebuah deklarasi bersama untuk mengakui Al-Quds Timur sebagai ibu kota Palestina.

Dalam pertemuan ini, OKI menjuluki deklarasi Istanbul sebagai “Freedom for Jerusalem” yang resmi dikeluarkan pada hari Rabu malam (13/12) setelah adanya pertemuan puncak.

“Kami mengkonfirmasi bahwa kami mengakui negara Palestina dengan Al-Quds Timur sebagai ibukotanya, dan meminta dunia untuk mengenali Al-Quds Timur sebagai ibukota Palestina yang diduduki,” kata deklarasi tersebut.

Deklarasi tersebut, OKI juga menolak dan mengutuk keputusan “tidak sah” presiden AS yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota Israel.

“Keputusan Trump tentang Al-Quds tidak berlaku dan batal berdasarkan sejarah, hukum dan hati nurani,” tegasnya.

“Kami meminta PBB, Uni Eropa dan anggota masyarakat internasional untuk menjaga resolusi PBB mengenai status Al-Quds,” tambahnya.

Selain itu, OKI juga menyambut baik “perlawanan damai” yang ditunjukkan oleh rakyat Palestina dan mendesak Trump untuk menarik keputusannya.

Perlu diketahui, OKI didirikan pada pertemuan puncak bersejarah di Rabat, Maroko pada tahun 1969 setelah sebuah serangan pembakaran di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem .

Al-Aqsa pada saat itu sendiri dibakar oleh seorang Kristen Australia bernama Michael Denis Rohan pada 21 Agustus 1969.
Akibat pembakaran ini, sebuah mimbar berusia 1.000 tahun dan juga beberapa tempat bersejarah lainnya hancur total. [hun]

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Dio Alifullah

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==