Iran: Tuduhan AS di PBB Tak Bertanggung jawab, Provokatif dan Destruktif

Jum’at, 15 Desember 2017,

NEW YORK, RedaksiIslam.com – Menanggapi tuduhan AS mengenai pasokan senjata Iran kepada Houthi, misi PBB di Iran secara tegas menyatakan bahwa tuduhan itu jelas secara kategoris “tidak berdasar”.

Baca: Amerika Aktor Utama Perang Yaman

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis (14/12), misi tersebut mengecam tuduhan AS sebagai “tidak bertanggung jawab, provokatif dan destruktif,” dengan mengatakan “bukti yang diklaim ini … sama palsunya dengan yang pernah dipaparkan pada beberapa kesempatan sebelumnya.”

“Tuduhan ini juga dilakukan dalam usaha menutupi kejahatan perang Saudi di Yaman dengan keterlibatan AS, dan mengalihkan perhatian internasional dan regional dari perang melawan agresi terhadap orang-orang Yaman yang sejauh ini telah membunuh lebih dari 10.000 warga sipil, memaksa tiga juta orang mengungsi, melumpuhkan infrastruktur dan sistem kesehatan Yaman serta mendorong negara ini ke ambang kelaparan terbesar yang telah dialami dunia selama beberapa dekade, seperti yang telah diperingatkan PBB,” bunyi pernyataan tersebut.

Baca: PBB Tak Bisa Konfirmasi Rudal Yaman Berasal dari Iran

Pernyataan tersebut kemudian menyatakan bahwa pemerintah AS “terus berusaha untuk menipu masyarakat agar mempercayai kasus yang mereka “buat” untuk memajukan agendanya.

“Sementara Iran tidak pernah memasok Yaman dengan rudal, hiperbola ini juga sengaja diciptakan untuk melayani agenda AS lainnya di Timur Tengah, termasuk untuk menutupi tindakan para petualang di kawasan dan dukungannya yang tak terkendali untuk rezim Israel,” bunyi pernyataan tersebut.

Pernyataan ini juga menekankan “hak orang Yaman untuk membela diri” dan menegaskan bahwa konflik di negara miskin itu tidak memiliki solusi militer.

Baca: PBB Harus Ambil Tindakan Terhadap AS, Inggris dan Arab Saudi atas Korban Sipil di Yaman

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif juga mengecam hal ini dalam postingan twitternya dengan membandingkan tuduhan Haley terhadap Iran sama dengan tuduhan mantan menteri pertahanan AS, Colin Powell, yang menuduh pada tahun 2003 bahwa mantan diktator Irak, Saddam Hussein, telah menyembunyikan senjata pemusnah massal agar bisa membuat sebuah kasus untuk menyerang negara tersebut.

Tuduhan anti-Iran ini sendiri dilancarkan AS disaat dimana AS dan Arab Saudi sendiri berada di bawah kecaman karena secara diam-diam memberikan senjata kepada militan yang memerangi pemerintah Suriah. (ARN)

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==