Houthi: Klaim AS Tentang Iran Pasok Rudal ke Yaman untuk Alihkan Isu Yerusalem

Jum’at, 15 Desember 2017

RedaksiIslam.com, YAMAN – Klaim Amerika bahwa Iran memasok rudal balistik kepada Yaman, mendapat tanggapan dari gerakan Houthi Ansarullah yang mengatakan bahwa tuduhan tersebut untuk mengalihkan perhatian isu Yerusalem Al-Quds yang dideklarasikan oleh Trump sebagai ibu kota Israel.

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengklaim bahwa rudal yang telah ditembakkan tentara Yaman ke Arab Saudi pada bulan dipasok oleh Teheran.

Abdel-Malek al-Ejri, seorang pejabat senior Houthi, mengatakan pada hari Kamis bahwa Yaman telah menembakkan rudal ke Arab Saudi selama agresi Arab Saudi ke Yaman, sejak dimulai pada tahun 2015.

“Setelah tiga tahun perang, Amerika tiba-tiba menemukan bukti bahwa Iran mendukung Houthi,” tulisnya dalam sebuah pesan di akun Twitter-nya.

“Amerika tidak menemukan bukti apapun mengenai rudal yang ditembakkan dari Yaman sampai sekarang, ceritanya jelas, mereka ingin memberi orang-orang Arab sebuah cerita untuk mengalihkan perhatian mereka dari Yerusalem al-Quds,” pejabat tersebut menambahkan, mengacu pada dorongan Washington untuk memindahkan misi diplomatiknya dari Tel Aviv ke kota Yerusalem al-Quds.

Tentara Yaman, yang didukung oleh pejuang Houthi Ansarullah, mengklaim pada tanggal 5 November bahwa rudal balistik jarak jauh Burkan-2 (Volcano-2) telah mendarat di Bandara Internasional Raja Khalid, yang terletak 35 kilometer sebelah utara ibukota Saudi, Riyadh.

Pejabat Saudi pada awalnya membantah bahwa rudal tersebut telah menyerang bandara tersebut, dan mengklaim bahwa pihaknya telah ditembak jatuh oleh sistem rudal Patriot buatan AS yang dirancang untuk melawan ancaman rudal.

Namun, ahli rudal Amerika yang menggunakan citra satelit, cuplikan kamera dan penjelasan ilmiah pada awal bulan ini, terbukti bahwa rudal tersebut benar-benar mendarat di salah satu landasan pacu bandara.

Haley pada hari Kamis memamerkan puing-puing yang menghujani Riyadh selama serangan tersebut, dan mengklaim bahwa rudal tersebut termasuk jenis rancangan Iran.

Sebelum Haley, pejabat Saudi juga telah memperlihatkan sisa-sisa rudal di televisi pemerintah, untuk meyakinkan pemirsa bahwa rudal itu benar-benar ditembak jatuh.

Iran telah menolak tuduhan tersebut dengan tegas, dan menyatakan senjata yang dipamerkan Haley adalah “palsu”.

PBB: ‘Tidak ada bukti pasti’ rudal buatan Iran

Farhan Haq, juru bicara wakil sekretaris jenderal PBB, meragukan klaim Saudi dan Amerika, bahkan mengatakan bahwa PBB tidak dapat mengkonfirmasi asal usul rudal tersebut.

“Tidak ada bukti pasti tentang asal usul rudal tersebut,” katanya kepada wartawan pada hari Kamis, yang mengutip sebuah resolusi PBB yang akan datang mengenai hal ini. [ARN]

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==