Hanya Bisa Lewat Darat, Ribuan Calhaj Yaman Akhirnya Tiba di Saudi

Foto: Jamaah Haji di Mekkah (Ilustrasi)

RedaksiIslam.com, Hadramaut – Kloter pertama calon jamaah haji asal Yaman akhirnya bisa berangkat menuju Tanah Suci pada Sabtu (12/08). Perang yang melanda menyulitkan mereka menunaikan Rukun Islam kelima itu.

Rombongan calon jamaah haji ini masuk Saudi dengan perjalanan darat melintasi pintu perbatasan Al-Wadi’ah di provinsi Hadramaut, Yaman Selatan. Ini merupakan satu-satunya perlintasan perbatasan menuju Saudi yang masih dibuka.

Pintu perlintasan Al-Wadi’ah sendiri di wilayah yang mayoritas pendukung pemerintah sah Yaman sehingga relatif tenang. Warga dari berbagai provinsi Yaman harus menuju Hadramaut untuk bisa melaksanakan haji tahun ini.

“Kloter pertama jamaah haji Yaman mulai tiba di wilayah Kerajaan Arab Saudi melalui perlintasan darat Al-Qadi’ah, yang merupakan satu-satunya perlintasan Saudi-Yaman yang beroperasi,” kata Menteri Wakaf dan Bimbingan Yaman, Dr Ahme Attia, kepada Anadolu Agency.

Ia menjelaskan, total jamaah dalam rombongan ini sebanyak 1700 jamaah dari total 24.255 jamaah yang tahun akan melaksanakan haji ke Tanah Suci.

Attia mengungkapkan, kloter pertama ini seharusnya memasuki wilayah Saudi pada Jumat. Hal itu terjadi karena bus yang menganggut jamaah terlambat datang.

Departemen Wakaf dan Bimbingan, imbuhnya, telah menyelesaikan semua persiapan dan peralatan untuk menerima jamaah di perbatasan baik dari sisi wilayah Yaman maupun dari sisi wilayah Saudi. Dalam hal ini, Departemen dibantu oleh para pemuda Hadramaut.

BACA JUGA  15 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Ini Daftarnya

“Oleh karena itu, kami berterima kasih banyak atas dedikasi mereka yang telah melayani jamaah haji,” ujarya.

Attia menyeru jamaah haji Yaman komitmen dengan peraturan di Arab Saudi. Dia meminta tidak memanfaatkan momen ibadah haji untuk hal-hal berbau politik.

Sementara itu, lembaga dan yayasan sosial telah mendirikan puluhan tenda serta depot-depot air bersih di perlintasan Al-Wadi’ah dari sisi Yaman. Hal itu untuk melayani calon jamaah haji yang hendak menyeberang. Seperti diketahui, infrastruktur di perlintasan tersebut sudah tidak layak dan tidak terurus akibat konflik.

Selain itu, para donator juga menyiapkan makanan dan kebutuhan lainnya. Para pemuda Hadramaut menjadi relawan dadakan untuk melayani jamaah haji.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Dipersembahkan oleh : RedaksiIslam.com

Bagikan ke teman-temanmu yuk…

Add Comment

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==